Jumat, 11 Oktober 2013

"HARTAKU DIAMBIL TUHAN"!!
Jumat, 11 oktober 2013 pukul 15:00 WIB, aku berjumpa dengan seseorang berketurunan china agak setengah tua umurnya sekitar 55tahun, dia bercerita tentang pengalaman hidupnya akan banyaknya harta yang dia miliki. "Dulu itu aku hidup sangat bergelimang harta, hartaku banyak sekali, aku kaya sekali, mau beli apa saja tinggal beli tanpa memikirkan berapa harganya. Sewaktu aku kaya aku tidak memikirkan sesama, aku tidak peduli sekelilingku yang aku lakukan hanya bersenang-senang untuk memuaskan semua kebutuhan hidupku berserta keluarga ku, aku juga tidak ingat akan Tuhan yang memberikan semua harta ini. Aku tidak pernah bersyukur bahkan sekedar berdoa untuk berterima kasih apa yang sudah aku dapatkan saja aku tidak pernah, aku sudah di butakan oleh harta dan kesenangan dunia. Tiba suatu waktu aku mulai mengalami kebangkrutan, harta yang ku punya perlahan mulai menghilang, aku jatuh miskin, aku tidak mempunyai apa-apa tidak ada harta ku yang tersisa. Sejak kejadian itu setiap malam aku mulai merenungkan nasib ku, kenapa ini semua bisa terjadi?? kenapa hartaku hilang begitu cepat??? kenapa ya Tuhan???......
Aku mulai merenungi nasib ku, aku mulai berfikir apakah Tuhan marah dengan ku?? sewaktu aku bergelimang harta aku tidak ingat akan kasihNya? "yaaaa Tuhan ampuni aku, maafkan aku....,aku lupa kepadamu aku tidak pernah bersyukur akan nikmat yang kau berikan untuk ku,,ya Tuhan engkau pantas menghukum ku seperti ini mungkin jika kau tidak mengambil hartaku, aku akan menjadi manusia yang terus mempunyai sifat sombong, tidak peduli sesama, dan hidup dengan berfoya-foya.Aku mulai tersadar walaupun kesadaran itu datangnya belakangan sekarang hidup ku mulai berjalan seperti manusia biasanya, aku memulainya lagi dari 0 memulai kehidupan baru menjadi manusia yang lebih baik lebih dekat akan Tuhan melayani dia menjalankan hidup sesuai perintahNya, hidupku sekarang melayani manusia yang menderita, aku melayani manusia yang terkena penyakit kusta dan tidak mampu, manusia yang di tinggal kelurganya. Itulah pekerjaan ku sekarang mengasuh menjaga merawat membersihkan penyakit nya, aku nyaman akan hidup ku sekarang. Terima kasih ya Tuhan sekarang hidup ku mulai tertata dengan baik sifat jelek ku yang dulu perlahan mulai hilang, sekarang jika aku ingin membeli barang yang harganya sedikit mahal aku mulia berfikir untuk membelinya aku takut Tuhan marah lagi kepadaku.  

#NB: Dari cerita dia atas pembelajaran yang gue tangkap adalah, jangan menomor satukan kekayaan karena diatas kekayaan masih ada yang lebih kaya yang menciptakan itu semua.